Membuat Alat Pendeteksi Ketinggian Air Berbasis Arduino

img_20161216_104350

Assalamualaikum.
Salam Sejahtera Untuk Kita Semua Sobat …

Hallo sobat … Salah satu sensor yang menari adalah water level sensor. Sensor ini mampu mendeteksi atau membaca ketinggian air. Outputnya berupa tegangan analog yang oleh arduino seperti tipe UNO, MEGA, MINI, NANO, dan lain-lain dapat dicacah menjadi 1024 bagian (0-1023). Nah kali ini NP akan mengajak para pembaca bereksperiman dengan sensor air ini. Lets play Arduino … 😀 .

 

Komponen yang perlu kita persiapkan yakni :

  • 1 buah Arduino (bisa UNO, MINI, NANO, MEGA, dll, bisa didapat Di Sini)
  • 1 buah LCD 16×2 (Bisa didapat Di Sini)
  • 1 buah Potensio 10K
  • 1 buah Water Level Sensor (Bisa didapat Di Sini)
  • Software Arduino IDE (Jika belum punya, maka download Di Sini)
  • Library LiquidCrystal.h (Jika belum punya, bisa download Di Sini)
  • Dan cara menambah library Arduino bisa dibaca Di Sini
  • 1 buah Buzzer
  • Kabel Jumper Secukupnya

 

 

Lalu silahkan dirangkai sesuai dengan skema berikut ini :

ketinggian-air_bb

 

Keterangan Rangkaian :

  • Bisa Menggunakan Segala Jenis Arduino (UNO, NANO, MEGA, MINI, dll), Tinggal cocokkan Saja Pin-Pin nya.

  • Kaki RS LCD ===> pin 2 Arduino

  • Kaki E LCD ===> pin 3 Arduino

  • Kaki D1 LCD ===> pin 4 Arduino

  • Kaki D2 LCD ===> pin 5 Arduino

  • Kaki D3 LCD ===> pin 6 Arduino

  • Kaki D4 LCD ===> pin 7 Arduino

  • Kaki RW LCD ===> GND (Ground)

  • Kaki VO LCD ===> Output Potensio

  • Pin Outpun Water Level Sensor ===> Pin A5 Arduino

  • Pin Positif Buzzer ===> Pin 8 Arduino

 

 

 

Setelah itu, silahkan upload program seperti di bawah ini pada software Arduino IDE milik sobat :

/* ---------- ALAT PENDETEKSI KETINGGIAN AIR ----------- */
/* ----------- Dibuat oleh : M. Nofgi Y.P.U.------------ */
/* ----------- www.nofgipiston.wordpress.com ----------- */
/* ----------- NF-308 SHOP, Arduino Workshop ----------- */

//Pemanggilan librai LCD
#include<LiquidCrystal.h>

//Inialisasi pin lcd
LiquidCrystal lcd(2, 3, 4, 5, 6, 7);
//Inialisasi pin sensor air
const int pinAir = A5;
//Inialisasi pin buzzer
const int pinBuzzer = 8;
//Deklarasi variable data pembacaan sensor air
int data;

void setup()
{
 //Inialisasi jumlah baris dan kolom lcd
 lcd.begin(16, 2);
 //Inialisasi status I/O
 pinMode(pinAir, INPUT);
 pinMode(pinBuzzer, OUTPUT);
 //Menghapus tulisan lcd
 lcd.clear();
 //Menuliskan kata pada lcd
 lcd.setCursor(0, 0);
 lcd.print("Alat Pendeteksi");
 lcd.setCursor(0, 1);
 lcd.print("Ketinggian Air");
 delay(3000);
}

void loop()
{
 //Variabel data adalah hasil pembacaan pin sensor air
 data = analogRead(pinAir);

 //Range output sensor berkisar 0 sampai 1023
 //Air terdeteksi
 //Saat output sensor berniali >= 400
 if (data >= 400)
 {
 //Alarm dibunyikan
 digitalWrite(pinBuzzer, HIGH);
 delay(500);
 digitalWrite(pinBuzzer, LOW);
 delay(500);

 //Menulis pada lcd bahwa air telah penuh
 lcd.clear();
 lcd.setCursor(0, 0);
 lcd.print("Air Sudah");
 lcd.setCursor(0, 1);
 lcd.print("Penuh ...");
 }

 //Jika air tidak terdeteksi atau nilai data di bawah 400
 else
 {
 lcd.clear();
 lcd.setCursor(0, 0);
 lcd.print("Air belum");
 lcd.setCursor(0, 1);
 lcd.print("Penuh ...");
 delay(300);
 }
}

 

 

Nah, kali ini adalah video demonstrasi projectnya :

 

 

Penjelasan singkat dari cara kerja alat ini yakni :

Water level sensor adalah suatu sensor yang mampu mendeteksi air maupun ketinggian air menurut panjang alat tersebut. Alat ini mampu mengeluarkan output analog yang akan dicacah Arduino menjadi 1024 bagian pada ADC nya (Analog to Digital Converter). 1024 itu terdiri dari angka 0 samapi dengan 1023. Jadi semakin tinggi air yang menyentuh sensor, maka nilai outputnya semakin besar pula.

 //Air terdeteksi
 //Saat output sensor berniali >= 400
 if (data >= 400)
 {
 //Alarm dibunyikan
 digitalWrite(pinBuzzer, HIGH);
 delay(500);
 digitalWrite(pinBuzzer, LOW);
 delay(500);

Nah pada program di atas, NP atur agar alarm berbunyi saat output water level sensor bernilai 400 ke atas. Jadi saat air menyentuh bagian bawah sensor, maka alarm berupa buzzer pun berbunyi. Nilai ini bisa sobat atur sesuka hati sesuai dengan kebutuhan sobat.

 

img_20161216_105112

Nah menarik bukan sensor ini … ?
Sekarang sobat bisa mengaplikasikannya ke dalam berbagai alat dan project, misalnya saja alat penanda air tandon telah penuh, alarm pada bendungan, sensor prndeteksi banjir, dan lain sebagainya.

Yaps demikianlah tutorial cara mudah membuat alat pendeteksi ketinggian air menggunakan Arduino.
Silahkan berkreasi tanpa batas😀 .

Silahkan dicoba ….. Silahkan berkomentar bila masih kebingungan😀 .

Salam Teknologi …🙂 .

Wassalamualaikum.

*

*

*

*

*

********************

#Maaf jika ada kesalahan, ambil sisi positifnya saja.
#Barangkali anda mempunyai kabar/berita seputar otomotif/mekatronika/robotika/elektronika atau ingin mengiklankan suatu produk di blog ini, silahkan kontak saya.

Jual Arduino, Sensor, Modul, SHIELD, dan Berbagai Komponen Elektronika/Robotika murah meriah … Best Quality Product … !!! (Klik di sini)

Menerima jasa pembuatan Project atau alat berbasis Arduino, Elektronika, Robotika, Mekatronika, dan sejenisnya …

Bisa untuk keperluan hobi, tugas kuliah/sekolah, project industri/rumahan, dan sebagainya …

Silahkan kontak saya :

Facebook              : Nofgi Yugo Prasetyo
Fans Page on Facebook : Nofgi Piston Blog
E-Mail                : Nofgimotor@gmail.com
PIN BBM               : D2F100C2
Line                  : nofgi piston
Instagram             : nofgi_piston
Youtube               : Nofgi Piston
No. HP/WA             : 088217082017
Iklan

Tentang Nofgi

Suka berbagai hal yang berhubungan dengan otomotif ... Penggemar Motor Sport ... Suka menulis di dunia maya ...
Pos ini dipublikasikan di Arduino, DIY, Edukasi, Elektronik, Elektronika, Mekatronika, Robotika, Teknologi dan tag , , , , , , , . Tandai permalink.

9 Balasan ke Membuat Alat Pendeteksi Ketinggian Air Berbasis Arduino

  1. Ping balik: Jual Berbagai Komponen Untuk Project Robotika, Elektronika, dan Otomasi | Nofgi Piston

  2. Alee berkata:

    Sangat membantu om, and comot yah buat tugas kuliah hehe, oiya mampir om personal blog ane hehe https://s4tut3k4d.blogspot.co.id/

  3. Anonim berkata:

    gan punya water sensor untuk proteus ga?

  4. Bagus Aji Rachmansyah berkata:

    mantap gan sangat membantu untuk referensi 👍👍👍

  5. mimin berkata:

    Bisa ngak klu pakai sensor tekanan dengan program yang sama??

Komentar Anda Membuat Semangat Saya Membara ... :D

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s