Tutorial Membuat Alat Penghitung Barang Otomatis Menggunakan Arduino dan Sensor Jarak Inframerah

IMG_20171015_013049_631

Assalamualaikum.
Salam Sejahtera Untuk Kita Semua Sobat …

 

Di dalam dunia industri dari yang kecil sampai menengah, dibutuhkan proses produksi yang cepat dan tepat agar keuntungan maksimal dapat tercapai. Salah satu permasalahan yang kerap terjadi yakni masalah menghitung barang produksi. Ada kalanya barang yang diproduksi jumlahnya mencapai ratusan bahkan sampai ribuan dan jutaan. Tidak mungkin kita hanya mengandalkan kemampuan manusia pada saat itu. Dibutuhkan sebuah alat penghitung otomatis agar proses perhitungan bisa cepat dan akurat. Oleh karena itu pada kesempatan kali ini NP akan berbagi tutorial bagaimana cara membuat sebuah alat penghitung barang otomatis menggunakan microcontroller board Arduino yang serba bisa. Silahkan disimak baik-baik sob tutorialnya 😀 .

 

 

 

Berikut ini komponen dan software yang harus dipersiapkan :

  • 1 buah Arduino (bisa UNO, MINI, NANO, MEGA, dll, bisa didapat Di Sini)
  • 1 buah LCD 16×2 (Bisa didapat Di Sini)
  • 1 buah Potensio 10K (Bisa didapat Di Sini)
  • 1 buah Tombol Push Button (Bisa didapat Di Sini)
  • 1 buah sensor jarak infra merah (Bisa didapat Di Sini)
  • Breadboard/Projectboard jika diperlukan (Bisa diperoleh Di Sini)
  • Kabel jumper secukupnya (Bisa diperoleh Di Sini)
  • Software Arduino IDE (Jika belum punya, maka download Di Sini)
  • Library LiquidCrystal.h (Jika belum punya, bisa download Di Sini)
  • Dan cara menambah library Arduino bisa dibaca Di Sini

    Dan jika ingin belajar bagaimana cara menggunakan Arduino bagi pemula, silahkan download Ebook nya Di Sini

 

 

 

 

Dan berikut ini adalah skema rangkaiannya :

Alat Penghitung Barang V2.2_bb

Keterangan Rangkaian :

  • Bisa Menggunakan Segala Jenis Arduino (UNO, NANO, MEGA, MINI, dll), karena penomoran pinnya sama. Tinggal cocokkan Saja nomor Pin-Pin nya.

  • Kaki RS LCD ===> pin 2 Arduino

  • Kaki E LCD ===> pin 3 Arduino

  • Kaki D4 LCD ===> pin 4 Arduino

  • Kaki D5 LCD ===> pin 5 Arduino

  • Kaki D6 LCD ===> pin 6 Arduino

  • Kaki D7 LCD ===> pin 7 Arduino

  • Kaki RW LCD ===> GND (Ground)

  • Kaki VO LCD ===> Output Potensio

  • Kaki DO (Digital Output) Sensor ===> pin 8 Arduino

  • Salah satu kaki tombol push button ===> pin 9 Arduino

  • Kaki push button yang lain ===> pin GND

  •  Kaki vcc pada masing-masing komponen hubungkan ke sumber power positif 5v (bisa dari 5v Arduino)

  • Kaki gnd/ground pada masing-masing komponen hubungkan ke sumber negatif power (dihubungkan ke pin gnd Arduino)

 

 

 

Setelah itu, silahkan upload program seperti di bawah ini pada software Arduino IDE milik sobat, dan tata cara upload program ke Arduino bisa sobat baca Di Sini :

 

// -------- Project Alat Penghitung Barang Otomatis --------- //
// ------ Berbasis Arduino dan Sensor Jarak Infra Merah ----- //
// ------------- Dibuat oleh : M. Nofgi Y.P.U. -------------- //
// ------------- www.nofgipiston.wordpress.com -------------- //

// memanggil library lcd
#include <LiquidCrystal.h>

// inialisasi pin lcd
LiquidCrystal lcd(2, 3, 4, 5, 6, 7);

// inialisasi masing2 pin
const int pinSensor = 8;
const int pinReset = 9;

// inialisasi masing2 variabel
int hitung = 0;
int kondisi1 = 0;
int status1;




//******* --------- program default/setting awal ---------- *******//
void setup()
{
 // inialisasi status pin reset
 pinMode(pinReset, INPUT);
 digitalWrite(pinReset, HIGH);

pinMode(pinSensor, INPUT);

// inialisasi jumlah baris-kolom lcd
 lcd.begin(16, 2);

// tulisan awal pada lcd
 lcd.clear();
 lcd.setCursor(0, 0);
 lcd.print("Alat Penghitung");
 lcd.setCursor(0, 1);
 lcd.print("Jumlah Barang ...");
 delay(1000);
 lcd.clear();
 lcd.setCursor(0, 0);
 lcd.print("Ready ... ");
 delay(1000);
}




//****** ----------------- PROGRAM UTAMA -------------------- ******//
void loop()
{
 // -------------- program penghitung barang --------------- //

// setting maksimal pembacaan jumlah barang
// ganti jumlah sesuai kebutuhan
 hitung = constrain(hitung, 0, 10); // ==> jumlah maks barang

// status1 adalah hasil pembacaan pin sensor
 status1 = digitalRead(pinSensor);

// jika pin sensor bernilai logic HIGH
 if (status1 == HIGH)
 {
 // hasil hitung tetap
 hitung = hitung;
 kondisi1 = 0;
 }




// jika pin sensor bernilai LOW dan kondisi1 bernilai = 0
 else if (status1 == LOW && kondisi1 == 0)
 {
 // jumlah barang bertambah 1
 hitung += 1;
 // kondisi1 menjadi bernilai = 1
 kondisi1 = 1;
 }




// jika pin sensor bernilai LOW dan kondisi bernilai = 1
 else if (status1 == LOW && kondisi1 == 1)
 {
 // hasil hitung tetap
 hitung = hitung;
 // kondisi1 tetap bernilai =1
 kondisi1 = 1;
 }




// --------- program tombol reset kembali ke = 0 ---------- //

// jika tombol reset ditekan
 // maka pin reset bernilai logic LOW
 if (digitalRead(pinReset) == LOW)
 {
 // jumlah barang kembali menjadi = 0
 hitung = 0;
 // menuliskan pada lcd
 lcd.clear();
 lcd.setCursor(0, 0);
 lcd.print("RESET Aktif ...");
 delay(1000);
 }




// ------ program tampilan jumlah barang pada lcd 16x2 ------ //
 lcd.clear();
 lcd.setCursor(0, 0);
 lcd.print("Jumlah Barang : ");
 lcd.setCursor(0, 1);
 lcd.print(hitung);
 delay(300); // delay update tulisan pada lcd
}

 

 

 

Dan berikut ini adalah video demonstrasinya di channel Youtube saya , Jangan lupa untuk klik “Like” pada video dan “Subscribe” channel saya ya sobat 😀 .

 

 

 

 

Penjelasan singkat dari program di atas yakni :

Sensor yang saya gunakan mempunyai sifat yakni jika ada objek terdeteksi, maka lampu sensor menyala dan data out yang keluar berupa logic LOW, sedangkan jika tidak ada objek, maka lampu sensor akan mati dan data out bernilai logic HIGH. Dan range jarak sensor atau tingkat sensitifitas sensor dapat diatur melalui potensio sebagai berikut ini :

img_20170305_193509

Nah di dalam program ada pengkondisian dimana barang jumlah barang baru bertambah saat kondisi logic yang terbaca berubah dari LOW ke HIGH, nah disaat kondisi tersebut maka “Counter Up” atau penambahan julah terjadi. Nah untuk setting maksimal jumlah barang yang dapat dihitung, di sini saya setting sampai 10 saja. Untuk menggantinya, silahkan ubah di bagian sini :

// setting maksimal pembacaan jumlah barang
// ganti jumlah sesuai kebutuhan
 hitung = constrain(hitung, 0, 10); // ==> jumlah maks barang

 

Sedangkan untuk tombol reset bersifat “Aktif LOW”. Artinya dia ketika ditekan akan mengalirkan logic LOW kepada pin 12. Nah saat tombol reset ditekan, maka nilai variabel hitung kembali lagi ke = 0 . Seprti yang dijelaskan pada program di bawah ini.

// --------- program tombol reset kembali ke = 0 ---------- //

// jika tombol reset ditekan
 // maka pin reset bernilai logic LOW
 if (digitalRead(pinReset) == LOW)
 {
 // jumlah barang kembali menjadi = 0
 hitung = 0;
 // menuliskan pada lcd
 lcd.clear();
 lcd.setCursor(0, 0);
 lcd.print("RESET Aktif ...");
 delay(1000);
 }

 

 

 

Yups begitulah sedikit tutorial yang bisa NP bagikan buat sobat sekalian. Ke depannya alat ini dapat dikembangkan dengan berbagai fitur tambahan seperti monitoring jumlah dari HP android, menambahkan fitur IOT, dan lain sebagainya.

Jangan bosan-bosan belajar dan berlatih dengan Arduino ya sob … Karena banyak sekali alat-alat serta kreatifitas yang dapat kita buat dengan board microcontroller serba bisa ini 🙂 .

“Barang siapa yang menempuh suatu jalan untuk menuntut ilmu, Allah akan memudahkan baginya jalan ke surga (HR Muslim)”

Semoga bermanfaat 😀 .

Salam Teknologi … Salam Arduino …🙂 .

Wassalamualaikum.

*

*

*

*

*

********************

#Maaf jika ada kesalahan, ambil sisi positifnya saja.
#Barangkali anda mempunyai kabar/berita seputar otomotif/mekatronika/robotika/elektronika atau ingin mengiklankan suatu produk di blog ini, silahkan kontak saya.

Jual Arduino, Sensor, Modul, SHIELD, dan Berbagai Komponen Elektronika/Robotika murah meriah … Best Quality Product … !!! (Klik di sini)

Atau Silahkan Kunjungi Lapak Kami di Tokopedia Berikut ini : https://www.tokopedia.com/nofgipiston

Menerima jasa pembuatan Project atau alat berbasis Arduino, Elektronika, Robotika, Mekatronika, dan sejenisnya …

Bisa untuk keperluan hobi, tugas kuliah/sekolah, project industri/rumahan, dan sebagainya …

Silahkan kontak saya atau klik di sini:

Facebook              : Nofgi Yugo Prasetyo
Fans Page on Facebook : Nofgi Piston Blog
E-Mail                : Nofgimotor@gmail.com
Line                  : nofgi piston
Instagram             : nofgi_piston
Youtube               : Nofgi Piston
No. HP/WA             : 088217082017

 

 

 

 

 

Iklan

Tentang Nofgi

Suka berbagai hal yang berhubungan dengan otomotif ... Penggemar Motor Sport ... Suka menulis di dunia maya ...
Pos ini dipublikasikan di Arduino, DIY, Edukasi, Elektronika, Mekatronika, Microcontroller, Robotika, Teknologi dan tag , , , , , , , , , . Tandai permalink.

4 Balasan ke Tutorial Membuat Alat Penghitung Barang Otomatis Menggunakan Arduino dan Sensor Jarak Inframerah

  1. Anonim berkata:

    jika di tambah 2 motor sebagai media tempat barang berjalannya (conveyor) apakah bisa?

  2. Anonim berkata:

    mantap om

  3. angga berkata:

    Kalo diganti sensor ultrasonik bisa tidak ? lebih bagus mana ultrasonik sama IR ?
    thanks

Komentar Anda Membuat Semangat Saya Membara ... :D

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s