Membuat Alat Pembaca Tingkat Kelembapan Tanah Berbasis Arduino dan Soil Moisture Sensor

IMG20191205063546

Assalamualaikum.
Salam Sejahtera Untuk Kita Semua Sobat …

Jumpa lagi sobat… Kali ini NP akan share kepada kalian sebuah project sederhana menggunakan fitur ADC atau Analog to Digital Converter yang terdapat pada Arduino. Fitur ini memungkinkan kita untuk membaca data analog dari sensor.

Project yang akan NP share kali ini adalah tutorial pembuatan alat pembaca ingkat kelembapan tanah berbasis Arduino dan soil moisture sensor. Yuk disimak baik-baik tutorialnya sobat … 😀

 

 

 

Berikut ini komponen dan software yang perlu dipersiapkan :

  • 1 buah Arduino UNO atau Arduino Tipe Lain (bisa diperoleh Di Sini)
  • 1 buah Soil Moisture Sensor atau Sensor Kelembapan Tanah (bisa diperoleh Di Sini)
  • 1 LCD 16×2, boleh yang blue atau yellow backlight (Bisa diperoleh Di Sini)
  • 1 Potensio 10K untuk mengatur kontras/kecerahan LCD (Bisa diperoleh Di Sini)
  • 1 Header Male Untuk LCD agar mudah dihubungkan ke kabel jumper (Bisa diperoleh Di Sini)
  • Breadboard/Projectboard untuk memparalel kabel (Bisa besar/kecil, Bisa diperoleh Di Sini)
  • Kabel jumper secukupnya, usahakan menyiapkan semua jenis yakni Male-Male, Female-Female, dan Male-Female (Bisa diperoleh Di Sini)
  • 1 buah PCB polos sebagai alas pembuatan project (Bisa diperoleh Di Sini)
  • Multitester (AVO) jika diperlukan untuk mengecek rangkaian (Bisa diperoleh Di Sini)
  • Software Arduino IDE (Jika belum punya, maka download Di Sini)
  • Library LiquidCrystal.h (Jika belum punya, maka download Di Sini)
  • Dan cara menambah library Arduino bisa dibaca Di Sini
  • Dan jika ingin belajar bagaimana cara menggunakan Arduino bagi pemula, silahkan download Ebook nya Di Sini

“Jangan Lupa Untuk Selalu Membeli Komponen Elektronika-Robotika di Nofgi Piston Shop (Tokopedia/Bukalapak)….

Dijamin amanah, terpercaya, dan harga murah meriah…
Juga Sebagai Support Bagi Kami Agar Terus Dapat Berbagi Tutorial Kepada Para Sobat… 😀 “

 

 

 

 

 

Dan berikut ini adalah skema rangkaiannya :

 

Kelembapan Tanah 2_bb

LCD 16x2     <=======>      Arduino
RS ------------------------ pin 2
E ------------------------- pin 3
D4 ------------------------ pin 4
D5 ------------------------ pin 5
D6 ------------------------ pin 6
D7 ------------------------ pin 7
RW ------------------------- GND
VSS ------------------------ GND
VDD ------------------------ 5V
-------------------------- 5V
-------------------------- GND
VO ------------------- Output Potensio

 

Potensio 10K
Pin Kanan ===> 5V
Pin Tengah ===> VO LCD 16x2
Pin Kiri ===> GND
*** Pin Kanan-Kiri Potensio Boleh Dibolak-balik

 

Soil Moisture Sensor/Sensor Kelembapan Tanah
Pin VCC                ===>   5V Arduino
Pin AO (Analog Output) ===>   Pin A0 Arduino
Pin GND                ===>   GND Arduino

 

 

 

 

Setelah itu, silahkan upload program seperti di bawah ini pada software Arduino IDE milik sobat, dan tata cara upload program ke Arduino bisa sobat baca Di Sini :

// Membuat Alat Pembaca Kelembapan Tanah Berbasis Arduino
// dan Soil Moisture Sensor
// M.Nofgi Y.P.U.
// www.nofgipiston.wordpress.com
// Tokopedia/Bukalapak : Nofgi Piston Shop
// Mohon dipelajari program dan skema yang diberikan agar mendapat ilmu yg bermanfaat :)


//Pemanggilan librai LCD
#include<LiquidCrystal.h>

//Inialisasi pin lcd
LiquidCrystal lcd(2, 3, 4, 5, 6, 7);
//Inialisasi pin sensor kelembapan tanah
const int pinTanah = A0;
//Deklarasi variable data dan kelembapan
int kelembapan, data;





// ===================== PROGRAM SETTING DEFAULT AWAL ================== //
void setup()
{
//Menghapus tulisan lcd
lcd.clear();
//Inialisasi jumlah baris dan kolom lcd
lcd.begin(16, 2);
//Inialisasi status I/O pin sensor
pinMode(pinTanah, INPUT);

//Menghapus tulisan lcd
lcd.clear();
//Menuliskan kata pada lcd
lcd.setCursor(0, 0);
lcd.print("Pembaca");
lcd.setCursor(0, 1);
lcd.print("Kelembapan Tanah");

//Delay 2 detik
delay(2000);
}




// =================== PROGRAM UTAMA ================== //
void loop()
{
//Variabel data adalah hasil pembacaan pin sensor
//Mengkonversi data dari 0-5V ke 0-1023
data = analogRead(pinTanah);

//Konversi data analog sensor (0-1023) ke tingkat persen kelembapan
// yakni 0-100%
// angka 0,09977 berasal dari 100 dibagi 1023
kelembapan = (100 - (data * 0.0977));

//Menuliskan hasil persen kelembapan ke lcd
lcd.clear();
lcd.setCursor(0, 0);
lcd.print("Kelembapan: ");
lcd.setCursor(13, 0);
lcd.print(kelembapan);
lcd.setCursor(15, 0);
lcd.print("%");

// delay program
delay(300);
}



 

 

 

 

Dan berikut ini adalah video demonstrasinya di channel Youtube saya , Jangan lupa untuk klik “Like” pada video dan “Subscribe” channel saya ya sobat, sebagai dukungan agar dapat terus berkarya 😀 .

 

 

 

 

 

 

 

IMG20191205063546IMG20191206062449IMG20191206062513

 

 

Penjelasan singkat dari program di atas yakni :

Program di atas menggunakan fitur ADC atau Analog to Digital Converter pada Arduino untuk mencacah data output analog sensor. Data output analog sensor yang terdiri dari 0V – 5V akan otomatis dicacah menjadi data 0 – 1023 oleh ADC arduino. Jadi data dari 0 hingga 5 akan dikonversi menjadi data 0 sampai 1023 oleh Arduino. Seperti pada baris program di bawah ini :

//Variabel data adalah hasil pembacaan pin sensor
//Mengkonversi data dari 0-5V ke 0-1023
data = analogRead(pinTanah);

 

Lalu data 0-1023 akan dirubah lagi ke dalam bentuk persen yakni 0-100%. Kalkulasi pada baris program di bawah ini bertujuan untuk mengubah nilai data menjadi bentuk persen. Angka 0,0977 berasal dari 100 dibagi dengan 1023.

//Konversi data analog sensor (0-1023) ke tingkat persen kelembapan
// yakni 0-100%
kelembapan = (100 - (data * 0.0977));

 

Lalu nilai persen akan dituliskan dan ditampilkan pada LCD 16×2 yang kita gunakan. Potensio 10k berfungsi untuk mengatur tingkat kecerahan tulisan pada LCD.

//Menuliskan hasil persen kelembapan ke lcd
lcd.clear();
lcd.setCursor(0, 0);
lcd.print("Kelembapan: ");
lcd.setCursor(13, 0);
lcd.print(kelembapan);
lcd.setCursor(15, 0);
lcd.print("%");

 

 

 

 

Yups… Begitulah tutorial singkat yang dapat NP bagikan kepada sobat sekalian… Untuk selanjutnya bisa sobat kembangkan kembali dengan berbagai kreatifitas yang sobat miliki seperti merubah tulisan pada LCD, menambahkan alarm dari buzzer, menambah fitur SMS atau tersambung dengan Smartphone Android sebagai notifikasi, dan lain sebagainya….. Nantikan berbagai tutorial berikutnya dari NP yaaa … 😀

Jangan bosan-bosan belajar dan berlatih dengan Arduino ya sob … Karena banyak sekali alat-alat serta kreatifitas yang dapat kita buat dengan microcontroller board serba bisa ini 🙂 .

“Apabila dalam diri seseorang masih ada rasa malu dan takut untuk berbuat suatu kebaikan, maka jaminan bagi orang tersebut adalah tidak akan bertemunya ia dengan kemajuan selangkah pun”
― (Soekarno)

 

Jangan lupa share artikel ini jika menurut kalian bermanfaat ya … 🙂

Semoga bermanfaat 😀 .

Salam Teknologi … Salam Arduino …🙂 .

Wassalamualaikum.

*

*

*

*

*

********************

#Maaf jika ada kesalahan, ambil sisi positifnya saja.
#Barangkali anda mempunyai kabar/berita seputar otomotif/mekatronika/robotika/elektronika atau ingin mengiklankan suatu produk di blog ini, silahkan kontak saya.

Jual Arduino, Sensor, Modul, SHIELD, dan Berbagai Komponen Module Elektronika/Robotika murah meriah … Best Quality Product … Tersedia Toko Online di Tokopedia dan Bukalapak (Klik di sini)

Menerima jasa pembuatan Project atau alat berbasis Arduino, Elektronika, Robotika, Mekatronika, dan sejenisnya …

Bisa untuk keperluan hobi, edukasi kuliah/sekolah, project industri/rumahan, dan sebagainya …

Silahkan kontak saya atau KLIK DI SINI

Facebook              : Nofgi Yugo Prasetyo
Fans Page on Facebook : Nofgi Piston Blog
E-Mail                : Nofgimotor@gmail.com
Instagram             : nofgi_piston
Youtube               : Nofgi Piston
Tokopedia             : Nofgi Piston Shop
Bukalapak             : Nofgi Piston Shop
No. HP/WA             : 088217082017

 

Tentang Nofgi

Menerima Order Project Elektronika & Robotika. WA/SMS : 088217082017 Youtube : Nofgi Piston IG : nofgi_piston
Pos ini dipublikasikan di Arduino, DIY, Edukasi, Elektronika, Mekatronika, Microcontroller, Robotika, Teknologi dan tag , , , , , , , , . Tandai permalink.

Komentar Anda Membuat Semangat Saya Membara ... :D

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s